Hati-Hati Pakai WiFi Gratis! Data Pribadi Bisa Ikut “Jalan-Jalan”

Sedang menunggu kereta, duduk di kafe, berada di ruang tunggu bandara, atau sekadar ingin menghemat kuota—begitu melihat tulisan “Free WiFi”, rasanya ingin langsung tersambung.

Tapi, pernahkah kamu berpikir: WiFi yang gratis itu aman atau tidak?

Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang banyak menggunakan internet untuk berkomunikasi, bekerja, belajar, atau mengakses layanan digital, keamanan saat menggunakan jaringan publik perlu diperhatikan.

Sebab, jaringan publik dapat memiliki beberapa risiko keamanan digital, seperti Man-in-the-MiddleEvil Twin, dan Packet Sniffing.

WiFi palsu bisa terlihat seperti WiFi asli

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah Evil Twin.

Sederhananya, pelaku membuat jaringan WiFi palsu yang namanya dibuat menyerupai jaringan resmi. Pengguna yang tidak teliti kemudian tersambung dan bisa saja memasukkan informasi sensitif melalui jaringan tersebut. Ada juga Man-in-the-Middle (MitM), ketika penyerang menyusup di antara komunikasi sehingga data dapat disadap atau bahkan dimodifikasi tanpa disadari pengguna.

Jadi, jangan berpikir: “Kan cuma WiFi, apa bahayanya?” Justru karena terlihat sepele, kita sering lengah. Lalu, bagaimana supaya tetap aman?

1. Gunakan VPN saat memakai WiFi publik

VPN dapat mengenkripsi data yang dikirim dari perangkat. Materi juga menyarankan VPN diaktifkan sebelumterhubung ke WiFi publik dan memilih layanan VPN yang bereputasi.

2. Aktifkan MFA

MFA atau Multi-Factor Authentication memberikan lapisan perlindungan tambahan pada akun penting. Jadi, meskipun password diketahui orang lain, masih ada langkah verifikasi tambahan.

3. Matikan koneksi WiFi otomatis

Jangan biarkan perangkat secara otomatis tersambung ke jaringan yang pernah digunakan atau jaringan yang tidak kamu kenal.

4. Hindari berbagi file di jaringan publik

Fitur file sharing sebaiknya dinonaktifkan ketika menggunakan jaringan publik.

5. Jangan lupa lihat sekeliling

Keamanan bukan hanya soal koneksi internet.

Kalau sedang membuka data pribadi di tempat umum, orang di sebelahmu juga bisa melihat layar. Karena itu, privacy screen filter dapat digunakan untuk membatasi sudut pandang layar.

Internet aman dimulai dari kebiasaan kecil

Menggunakan teknologi memang membuat pekerjaan dan aktivitas belajar menjadi lebih mudah. Namun, kemudahan itu tetap harus diimbangi dengan kebiasaan menjaga keamanan.

Sebelum klik “Connect”, pikirkan dulu.
Sebelum login, pastikan jaringan aman.
Sebelum meninggalkan perangkat, kunci layarnya.

Karena di dunia digital, satu kebiasaan kecil bisa membantu menjaga banyak hal penting tetap aman.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *